Perbedaan Flowmeter Tokico dan LC: Mana yang Lebih Cocok untuk Aplikasi BBM?

12 August 2026

Perbedaan Flowmeter Tokico dan LC: Mana yang Lebih Cocok untuk Aplikasi BBM?

Perbedaan Flowmeter Tokico dan LC: Mana yang Lebih Cocok untuk Solar dan BBM?

Memilih flowmeter untuk mengukur solar, diesel atau bahan bakar tidak cukup hanya melihat ukuran pipa dan harga. Flowmeter yang digunakan harus mampu bekerja sesuai dengan kapasitas aliran, tekanan, jenis cairan dan tingkat akurasi yang dibutuhkan.

Dua merek yang sering menjadi pilihan dalam aplikasi pengukuran petroleum adalah Tokico dan Liquid Controls (LC). Keduanya memiliki flowmeter Positive Displacement yang dirancang untuk mengukur volume cairan secara akurat.

Lalu, apa sebenarnya perbedaan Flowmeter Tokico dan LC? Apakah salah satunya lebih bagus? Dan flowmeter mana yang lebih cocok untuk aplikasi solar atau diesel?

Mari kita lihat perbedaannya dari sisi teknologi, kapasitas, aplikasi dan kebutuhan di lapangan.

Apa Itu Flowmeter Tokico?

Tokico merupakan merek asal Jepang yang memiliki pengalaman panjang dalam teknologi pengukuran fluida. Produk flowmeter Tokico digunakan untuk berbagai kebutuhan industri, termasuk pengukuran petroleum, bahan bakar dan produk minyak.

Salah satu teknologi yang digunakan Tokico adalah Positive Displacement Flow Meter. Pada tipe Roots, cairan diukur secara langsung melalui pergerakan rotor di dalam ruang pengukuran. Tokico menjelaskan bahwa pasangan rotor dapat berputar tanpa saling bersentuhan sehingga membantu menjaga kestabilan akurasi dan mengurangi pressure loss.

Untuk lini petroleum tertentu, Tokico mencantumkan ukuran koneksi 1 inch sampai 4 inch, rentang pengukuran hingga 160 m³/jam, akurasi ±0,5% RD atau ±0,2% RD tergantung model, serta tekanan kerja maksimum hingga 2,5 MPa.

Hal tersebut membuat Tokico dapat digunakan pada berbagai kebutuhan pengukuran petroleum, mulai dari aplikasi dengan flow rate relatif kecil hingga sistem dengan kapasitas yang lebih besar.

Apa Itu Flowmeter Liquid Controls (LC)?

Liquid Controls atau LC adalah produsen flowmeter yang dikenal dengan teknologi Positive Displacement untuk aplikasi pengukuran dan transfer cairan.

Salah satu lini produknya adalah LC M-Series. Seri ini banyak digunakan untuk refined fuels seperti gasoline, diesel fuel, fuel oil dan kerosene, serta beberapa jenis fluida lainnya sesuai kelas dan model meter.

Salah satu karakteristik LC M-Series adalah konstruksi elemen pengukuran yang dirancang tanpa kontak logam-ke-logam di dalam measuring chamber. Menurut Liquid Controls, desain tersebut membantu mempertahankan akurasi dalam penggunaan jangka panjang, mengurangi kebutuhan kalibrasi ulang dan mendukung masa pakai meter.

LC M-Series juga tersedia dalam banyak pilihan kapasitas. Misalnya, LC M-10 memiliki rating 150 GPM atau sekitar 568 LPM dengan flange 2 inch. Untuk kebutuhan yang lebih besar, tersedia model seperti M-25, M-40, M-60 dan M-80.

Tokico dan LC Sama-Sama Positive Displacement

Hal pertama yang perlu dipahami adalah bahwa Tokico dan LC bukanlah dua jenis teknologi flowmeter yang sepenuhnya berbeda.

Keduanya memiliki produk Positive Displacement Flow Meter.

Prinsip Positive Displacement bekerja dengan cara membagi aliran cairan menjadi volume-volume tertentu di dalam ruang pengukuran. Pergerakan elemen pengukur kemudian digunakan untuk menghitung jumlah cairan yang melewati flowmeter.

Karena mengukur volume secara langsung, teknologi Positive Displacement banyak digunakan pada aplikasi yang membutuhkan pengukuran cairan dengan tingkat akurasi yang baik.

Lalu, Apa Perbedaan Tokico dan LC?

Perbedaannya lebih terlihat pada desain meter, pilihan seri, kapasitas, konfigurasi dan karakteristik aplikasi masing-masing.

1. Perbedaan Desain Flowmeter

Tokico memiliki beberapa desain Positive Displacement. Pada beberapa tipe petroleum flowmeter, Tokico menggunakan Roots rotor yang berputar tanpa kontak satu sama lain.

Desain tersebut memiliki beberapa keuntungan, antara lain pressure loss yang rendah, ukuran yang relatif compact dan kestabilan akurasi dalam penggunaan jangka panjang.

Liquid Controls M-Series menggunakan elemen metering dengan tiga rotor yang bekerja secara sinkron. LC juga menekankan desain tanpa kontak logam-ke-logam pada ruang pengukuran sebagai salah satu faktor yang membantu mempertahankan akurasi.

Jadi, meskipun keduanya menggunakan prinsip Positive Displacement, konstruksi internal flowmeter Tokico dan LC memiliki karakteristik yang berbeda.

2. Perbedaan Kapasitas Flow Rate

Kapasitas merupakan salah satu hal terpenting ketika memilih flowmeter.

Tokico memiliki lini petroleum flowmeter dengan rentang pengukuran yang luas. Pada lini tertentu, spesifikasi resmi Tokico mencantumkan rentang 0,07 sampai 160 m³/jam.

LC juga memiliki pilihan kapasitas yang sangat beragam.

Sebagai contoh:

LC M-5: hingga 60 GPM atau 227 LPM

LC M-7: hingga 100 GPM atau 378 LPM

LC M-10: hingga 150 GPM atau 568 LPM

LC M-15: hingga 200 GPM atau 756 LPM

LC M-25: hingga 300 GPM atau 1.134 LPM

LC M-40: hingga 450 GPM atau 1.701 LPM

LC M-60: hingga 600 GPM atau 2.268 LPM

LC M-80: hingga 800 GPM atau 3.024 LPM

Karena setiap model memiliki kapasitas yang berbeda, pemilihan flowmeter harus berdasarkan flow rate aktual sistem, bukan hanya berdasarkan ukuran pipa.

3. Perbedaan Akurasi

Akurasi sering menjadi pertimbangan utama ketika memilih flowmeter.

Tokico mencantumkan akurasi ±0,5% pada beberapa tipe dan menyediakan pilihan hingga ±0,2% pada tipe tertentu untuk kebutuhan tertentu.

Pada LC M-Series, spesifikasi akurasi bergantung pada range aliran dan jenis register. Liquid Controls mencantumkan repeatability hingga 0,02% dan kemampuan linearitas yang berbeda berdasarkan rentang pengukuran.

Artinya, membandingkan akurasi hanya berdasarkan merek tidak cukup.

Jika ingin membandingkan Tokico dengan LC secara langsung, sebaiknya bandingkan dua model dengan kapasitas, jenis fluida, flow rate dan kondisi instalasi yang sama.

4. Perbedaan Tekanan Kerja

Tekanan kerja juga perlu diperhatikan.

Pada lini petroleum tertentu, Tokico mencantumkan tekanan kerja maksimum hingga 2,5 MPa.

Sementara itu, LC M-Series umumnya memiliki rating hingga 150 psi atau sekitar 10,3 bar pada banyak modelnya. Beberapa seri dan konfigurasi tertentu memiliki rating yang berbeda.

Karena pressure rating dapat berbeda antar-model, selalu periksa datasheet sebelum menentukan flowmeter untuk sistem dengan tekanan tinggi.

5. Perbedaan Aplikasi

Tokico memiliki flowmeter untuk petroleum dan berbagai aplikasi industri. Produk tertentu dapat digunakan untuk gasoline, kerosene, light oil, heavy oil dan lubricant sesuai spesifikasinya.

LC M-Series memiliki fokus kuat pada pengukuran refined fuels dan aplikasi transfer metering. Produk seperti gasoline, diesel fuel, kerosene dan aviation fuel termasuk dalam aplikasi yang tercantum pada model-model tertentu.

Dengan kata lain, keduanya sama-sama dapat digunakan untuk aplikasi bahan bakar, tetapi pilihan model harus disesuaikan dengan jenis cairan dan kondisi sistem.

Tokico vs LC untuk Solar dan Diesel

Jika kebutuhan Anda adalah mengukur solar atau diesel, Tokico maupun LC dapat menjadi pilihan.

Namun, jangan langsung memilih berdasarkan merek.

Sebagai contoh, jika sistem memiliki kebutuhan flow sekitar 500 LPM, LC M-10 secara spesifikasi memiliki rating 150 GPM atau sekitar 568 LPM. Model tersebut dapat menjadi salah satu kandidat untuk dipertimbangkan.

Untuk Tokico, pemilihan model harus dilakukan berdasarkan flow rate, ukuran koneksi, tekanan dan karakteristik solar yang digunakan.

Inilah alasan mengapa pemilihan flowmeter sebaiknya dilakukan berdasarkan data sistem terlebih dahulu.

Flowmeter Mana yang Lebih Bagus?

Pertanyaan ini sering muncul ketika seseorang ingin membeli flowmeter.

Jawabannya adalah: tidak ada satu merek yang otomatis paling bagus untuk semua aplikasi.

Tokico memiliki keunggulan pada pilihan flowmeter petroleum dengan berbagai ukuran dan kapasitas. Beberapa tipe juga menawarkan desain Roots dengan rotor non-contact dan pressure rating yang tinggi.

LC memiliki lini M-Series yang sangat luas, khususnya untuk refined fuels dan transfer metering. LC juga menyediakan berbagai pilihan kapasitas mulai dari flow rate yang lebih kecil hingga kapasitas ribuan liter per menit pada model tertentu.

Jadi, yang paling penting bukan sekadar memilih merek Tokico atau LC, tetapi memilih model yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan sistem.

Bagaimana Cara Memilih Flowmeter Tokico atau LC?

Sebelum membeli flowmeter, siapkan beberapa informasi berikut:

1. Jenis cairan yang akan diukur.
2. Ukuran pipa atau flange.
3. Flow rate minimum.
4. Flow rate normal.
5. Flow rate maksimum.
6. Tekanan kerja.
7. Temperatur cairan.
8. Viskositas cairan.
9. Tingkat akurasi yang dibutuhkan.
10. Jenis register atau output yang diperlukan.
11. Posisi dan kondisi instalasi.
12. Kebutuhan kalibrasi atau sistem custody transfer.

Dengan data tersebut, pemilihan flowmeter akan jauh lebih mudah dan risiko salah memilih kapasitas dapat dikurangi.

Contoh Sederhana Pemilihan Flowmeter

Misalnya sebuah sistem transfer solar membutuhkan flow rate sekitar 400 sampai 500 LPM dengan pipa 2 inch.

Jangan langsung memilih flowmeter hanya karena ukurannya 2 inch.

Flowmeter harus diperiksa berdasarkan:

Ukuran koneksi: apakah sesuai dengan piping?

Flow range: apakah 400–500 LPM berada di dalam rentang kerja meter?

Pressure rating: apakah mampu menahan tekanan sistem?

Jenis fluida: apakah model tersebut sesuai untuk diesel?

Akurasi: apakah tingkat akurasi sesuai kebutuhan?

Register: apakah membutuhkan mechanical register atau electronic register?

Dengan cara seperti ini, pemilihan flowmeter menjadi lebih tepat.

Kesimpulan

Tokico dan Liquid Controls (LC) sama-sama memiliki flowmeter Positive Displacement yang dapat digunakan untuk pengukuran berbagai jenis cairan, termasuk petroleum dan bahan bakar.

Tokico menawarkan berbagai pilihan flowmeter petroleum dengan rentang ukuran dan kapasitas yang luas. Beberapa model menggunakan Roots rotor dengan desain non-contact yang membantu menjaga kestabilan akurasi dan mengurangi pressure loss.

Liquid Controls memiliki M-Series yang banyak digunakan untuk refined fuels dan transfer metering. Pilihan modelnya juga sangat luas, mulai dari M-5 hingga M-80 untuk berbagai kebutuhan kapasitas.

Jadi, jika Anda sedang mencari flowmeter untuk solar, diesel atau BBM, jangan hanya bertanya “Tokico atau LC yang lebih bagus?”

Pertanyaan yang lebih tepat adalah:

“Flowmeter mana yang paling sesuai dengan kebutuhan sistem saya?”

Dengan mengetahui flow rate, ukuran pipa, tekanan, temperatur, jenis cairan dan kebutuhan akurasi, pemilihan Flowmeter Tokico maupun Liquid Controls dapat dilakukan dengan lebih tepat.

Butuh Bantuan Memilih Flowmeter?

Toko Lobu Teknik menyediakan berbagai pilihan flowmeter untuk kebutuhan solar, diesel, BBM, petroleum dan aplikasi industri.

Jika Anda belum yakin memilih antara Tokico dan Liquid Controls, kirimkan informasi ukuran pipa, flow rate, jenis cairan dan tekanan kerja kepada kami.
Toko Lobu TeknikSolusi Peralatan Industri AndaWebsite: www.tokolobuteknik.id